Sebagaimana api dan air, panas dan dingin, hitam dan putih, maka antara pemenang (winner) dan si pecundang (looser) juga memiliki karakter yang perbedaannya nyaris 180 derajat, alias kebalikannya.
Mari kita lihat perbandingan antara si pemenang (winner) dengan si pecundang (looser) berikut ini. Terus coba kita deteksi, apakah kita sebenarnya termasuk yang mana?
PEMENANG
Berusaha agar dirinya menjadi bagian dari suatu penyelesaian masalah.
Selalu berupaya Jawaban terbaik atas setiap masalah.
Selalu mempersiapkan Program
Selalu berkata, â€OK, akan saya kerjakan†atau â€Biar saya yang lakukan.â€
Bertekad, â€Pekerjaan itu akan saya tuntaskanâ€.
Dapat melihat rerumputan diantara bebatuan.
Dapat melihat sisi baik dan belajar dari setiap kesulitan
Akan Berkata, â€Mungkin sulit, tapi akan diupayakan atau dikerjakan.â€
Selalu berkata, â€Terima Kasih atas kritik yang telah diberikan kepada saya.â€
PECUNDANG
Dirinya cenderung menjadi bagian dari masalah.
Tidak perduli ada tidaknya jawaban dari masalah.
Selalu diawali dengan mencari kambing hitam, memindahkan tanggung jawab ke pihak lain dan mencari-cari alasan.
Memilih berkata, â€Itu bukan tugas saya†atau â€Sebaiknya bukan saya yang mengerjakannya.â€
Berniat, â€Kapan-kapan sajalah hal tersebut saya selesaikan.â€
Hanya melihat bebatuan diantara rerumputan
Hanya mengeluh jika ada kesulitan.
Sering berkata, â€Mungkin saja ini dikerjakan, tapi sulit.â€
Sering berkata, â€Ah, bisanya cuma mengkritik saja.â€