Tuesday, July 9, 2019

Sadarmu Dinda


Sekejap terlelap di beranda
Bisikan syahdu terdengar ditelinga
Menggelitik manja meresap kedalam dada
Mengundangku untuk hadir kesana
Berdesir darah mengalir
Berdetak jantung menyisir
Terguncang jiwa bertakbir
Tapi teratur sukma berdzikir
Tercipta dimasa berbeda
Keadaan tidaklah lagi sama
Bahkan untuk menujumu tak ada lagi kuasa
Terhempas berlapis penjaga begitu perkasa
Tertatih bersama nestapa
Terluka di sekujur raga
Tapi perjuangan menjadi sia-sia
Setiap langkah terbentur keadaan yang ada
Ikhlasku untukmu disana
Dalam istana megah salakanegara
Teriring doa semoga selalu bahagia
Kita bertemu sejatinya bukan untuk bersama
Kunanti sadarmu dinda
Bukan lagi untuk saling mencinta
Senantiasa kusapa disaat senja
Sehingga bisa kembali berjuang bersama